Memperingati Hari Bumi 22 April 2026, MAN 1 Magelang melangkah ke Makam Karet Utara untuk bersinergi dengan alam. Lewat sapu dan cangkul, saluran air dibersihkan dan area makam dirapikan.
Langkah ini adalah bagian dari perjalanan kami menuju Sekolah Adiwiyata yang tidak hanya hijau di dalam pagar sekolah, tapi juga memberi manfaat bagi lingkungan sekitar. Terima kasih untuk seluruh siswa dan guru yang sudah berlelah-lelah hari ini demi senyum Bumi yang lebih indah. 🌎❤️
MAGELANG – MTs Negeri Semarang melaksanakan kunjungan silaturahmi ke Pondok Pesantren Daarunnajah MAN 1 Magelang pada Selasa (21/04/2026). Kunjungan ini bertujuan untuk mempererat hubungan antar madrasah sekaligus berbagi pengalaman dalam pengembangan pendidikan berbasis pesantren.
Rombongan MTsN Semarang dipimpin langsung oleh Kepala MTsN Semarang, Muh. Muslimin, S.Ag., M.Pd.I., dan disambut oleh Kepala MAN 1 Magelang, Dr. H. Handono, S.Ag., M.Pd., bersama jajaran guru serta pengelola Pondok Pesantren Daarunnajah MAN 1 Magelang.
Dalam sambutannya, Muh. Muslimin menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat silaturahmi sekaligus menambah wawasan mengenai pengelolaan pendidikan yang terintegrasi dengan sistem pesantren.
“Kunjungan ini menjadi kesempatan bagi kami untuk belajar dan berbagi pengalaman terkait pengelolaan program pendidikan berbasis pesantren yang diterapkan di Pondok Pesantren Daarunnajah MAN 1 Magelang,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala MAN 1 Magelang, Dr. H. Handono, S.Ag., M.Pd., menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut. Ia berharap kegiatan silaturahmi ini dapat menjadi awal dari terjalinnya kerja sama dan kolaborasi yang lebih erat antara kedua madrasah.
Dalam kegiatan tersebut, rombongan juga berkesempatan melihat secara langsung berbagai aktivitas pembinaan santri di lingkungan Pondok Pesantren Daarunnajah MAN 1 Magelang, mulai dari kegiatan keagamaan, pembelajaran, hingga penguatan karakter santri.
Melalui kunjungan ini diharapkan terjalin sinergi yang semakin kuat antar lembaga pendidikan madrasah dalam meningkatkan kualitas pendidikan serta membangun generasi yang berakhlak, berilmu, dan berdaya saing.
MAGELANG – Tim Adiwiyata MAN 1 Magelang melaksanakan kegiatan studi tiru ke MAN 1 Kebumen, Senin (20/04). Kunjungan ini dilakukan untuk mempelajari secara langsung pengelolaan madrasah berwawasan lingkungan dari MAN 1 Kebumen yang telah meraih predikat Adiwiyata Nasional.
Rombongan MAN 1 Magelang yang terdiri dari enam anggota tim Adiwiyata disambut oleh keluarga besar MAN 1 Kebumen di ruang pertemuan utama. Kegiatan ini menjadi sarana bagi MAN 1 Magelang untuk menimba pengalaman sekaligus memperkuat program peduli lingkungan di madrasah.
Wakil Kepala Madrasah MAN 1 Magelang, Sri Hidayati, menyampaikan bahwa studi tiru ini merupakan langkah penting untuk mempelajari praktik baik pengelolaan program Adiwiyata.
“Kami datang untuk belajar langsung dari MAN 1 Kebumen yang telah berhasil meraih Adiwiyata Nasional, sehingga pengalaman yang diperoleh dapat kami kembangkan di MAN 1 Magelang,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua Tim Adiwiyata MAN 1 Kebumen, Siti Fathurohmah, memaparkan strategi pengelolaan program Adiwiyata, mulai dari integrasi isu lingkungan dalam pembelajaran, pelaksanaan gerakan PBLHS, hingga pengelolaan dokumen portofolio Adiwiyata.
Setelah sesi pemaparan, rombongan diajak melakukan visitasi lapangan untuk melihat berbagai program lingkungan di MAN 1 Kebumen, seperti pengelolaan sampah dan komposting, green house, taman edukasi, sistem sumur resapan, serta kantin sehat ramah lingkungan.
Melalui kegiatan ini diharapkan terjalin sinergi antar madrasah dalam mengembangkan budaya peduli lingkungan, sekaligus menjadi inspirasi bagi MAN 1 Magelang dalam memperkuat program Adiwiyata di madrasah.
MAGELANG – Dalam upaya mewujudkan madrasah yang asri sekaligus mempererat hubungan dengan masyarakat sekitar, MAN 1 Magelang menggelar aksi lingkungan berupa penanaman dan pembagian bibit pohon buah. Kegiatan ini merupakan puncak dari program pelestarian lingkungan yang melibatkan partisipasi aktif seluruh siswa.
Aksi ini bermula dari gerakan pengumpulan bibit yang dilakukan oleh para siswa pada tanggal 10 April 2026 lalu. Dalam instruksinya, setiap kelas diwajibkan untuk mengumpulkan minimal dua macam bibit buah yang berbeda. Antusiasme siswa terlihat sangat tinggi, terbukti dengan terkumpulnya beragam varietas bibit, mulai dari mangga, alpukat, jambu, hingga kelengkeng.
Penghijauan di Dalam dan Luar Madrasah
Kegiatan ini terbagi menjadi dua agenda utama:
Penghijauan LingkunganMadrasah: Sebagian bibit pilihan ditanam langsung di area lingkungan madrasah. Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas udara di lingkungan madrasah serta menciptakan area teduh yang produktif bagi para siswa dan warga madrasah lainnya.
Pemberdayaan Masyarakat: Selain ditanam di dalam sekolah, bibit-bibit yang terkumpul juga dibagikan kepada warga yang tinggal di sekitar lingkungan MAN 1 Magelang (16/04/2026). Pembagian ini diharapkan dapat memberikan manfaat ekonomi jangka panjang bagi warga saat pohon-pohon tersebut mulai berbuah nantinya.
Membangun Kepedulian Sejak Dini
Madrasah menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar tugas pengumpulan bibit, melainkan media edukasi bagi siswa untuk memiliki rasa tanggung jawab terhadap ekosistem. Dengan melibatkan masyarakat, madrasah ingin menunjukkan bahwa institusi pendidikan harus memberikan dampak positif bagi lingkungan sosial di sekitarnya.
Warga menyambut baik inisiatif ini. Mereka menilai pembagian bibit buah lebih bermanfaat karena selain menghijaukan halaman rumah, buah yang dihasilkan dapat dinikmati bersama. Melalui aksi ini, MAN 1 Magelang berharap semangat menjaga alam dapat terus tumbuh dan menjadi identitas yang melekat pada seluruh warga madrasah.
Magelang- MAN 1 Magelang telah bersiap diri untuk menyukseskan sebagai kandidat Calon Sekolah Adiwiyata (CSA) tahun 2026. Berbagai program telah dirancang dan disosialisasikan kepada seluruh warga madrasah. Rangkaian kegiatan ini tentunya melibatkan seluruh elemen madrasah mulai dari guru, pegawai, dan seluruh siswa. Keterlibatan ini tentunya bertujuan untuk menyadarkan warga madrasah untuk menjaga dan mewujudkan madrasah yang ramah lingkungan. Kegiatan ini juga dilanjutkan dengan pembentukan Kader Adiwiyata. Nantinya Kader ini baik dari guru maupun siswa dapat menjadi contoh untuk mewujudkan madrasah yang ramah lingkungan.
Rangkaian kegiatan ini antara lain, penanaman pohon buah, pembangunan green house untuk tanaman obat dan sayur. Selain itu untuk menumbuhkan semangat menjaga kebersihan siswa diajak untuk membersihkan dan menata ruang kelas masing-masing. Tentunya kegiatan ini dijadikan lomba kebersihan kelas agar siswa termotivasi untuk saling menjaga lingkungannya.
Gambar. Siswa membersihkan ruang kelas
Gambar. Pembuatan green house oleh siswa
Gambar. Pembuatan mural oleh siswa kelas X dan XI
Gambar. Kegiatan edukasi pemilahan sampah yang didampingi oeh Dinas Lingkungan Hidup